Tolak Bom Ikan ! Puluhan warga dan mahasiswa Datangi DPRD SIBOLGA
SIBOLGA, PIJAR TAPANULI - Puluhan massa yang berasal dari kelurahan pancuran Bambu dan mahasiswa HMI Kota Sibolga, kamis (17/3) melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor DPRD Sibolga, dimulai pukul 11.00 wib untuk menolak bom ikan beroperasi, serta menangkap dan menindak pelaku.
Massa yang melakukan aksi unjukrasa dengan membawa toa pengeras suara dan menandai pita plastik di lengan para pengunjukrasa, membawa tuntutan yang ditulis di kertas karton dan spanduk berisi
"Tangkap dan tindak tegas pelaku bom ikan, cukup hatiku yang hancur jangan hancurkan tempat tinggal kami, bapak wakil rakyat selamatkan nyawa kami dari bom"
Aksi unjukrasa ini dipimpin langsung ketua HMI SibolgaTapteng Ganda Anugerah yang juga sekaligus menjadi orator aksi bersama Erwin c yang begitu tiba didepan kantor DPRD Sibolga mendapat pengawalan langsung dari pihak kepolisian polres Sibolga, namun karena mendapat informasi anggota DPRD Sibolga tidak ada di tempat, massa bersikukuh untuk meringsek masuk kedalam gedung dewan sambil melakukan orasi.
Namun tidak seberapa lama setelah dimediasi pihak kepolisian anggota Dprd sibolga Herman Soni Saragih bersedia menerima para pengunjuk rasa yang awalnya hanya menerima perwakilan saja, setelah saling dialog didepan pengunjuk rasa akhirnya bersedia menerima semua pengunjuk rasa di ruang pertemuan DPRD SIBOLGA untuk menyampaikan tuntutannya secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut beberapa perwakilan massa menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD Sibolga Herman Soni yang juga sekretaris komisi II, diabtaranya, sudah berapa lama kejadian bom meledak, namun hingga saat lini tidak ada bantuan dari pemerintah, kemudian, bom ikan hanya menguntungkan segelintir orang bukan menguntungkan masyarakat, jika tidak mengindahkan permintaan masyarakat, mereka akan bertindak untuk mengusir kapal kapal pem bom ikan.
"Telah terjadi peledakan bom ikan yang menyebabkan korban jiwa, tidak ada keseriusan dari instansi terkait kepada pelaku bom ikan, jika memang tidak ada keseriusan dan komitmen instansi terkait
Maka kita akan bertindak sendiri," jelas salah seorang warga yang disambut setuju oleh massa lainnya.
Massa yang menyampaikan aspirasi ini juga menegaskan bahwa masyarakat kel.panc bambu menolak keras aktivitas kapal bom ikan, sudah 2 kali bom meledak dikota sibolga, pelakunya harus ditindak warga siap ikut bersama.
"Kalau kapal bom ikan dibiarkan berkembang, kita takut akan merusak dan menyebakan korban, tolong berhentikan kapal bom ikan dari sibolga, jika memang tidak ditanggapi, kita akan mengambil tindakan,"terang erwin
Sebelum menutup pertemuan, koordinator aksi, Ganda Anugerah menyampaikan pernyataan sikap, 1.meminta pemko dan DPRD Sibolga memberikan perhatian khusus maraknya penggunaan bom ikan, 2.meminta pemko sibolga memperhatikan korban ledakan bom 24 januari 2022 lalu, 3. Apresiasi pada kapolres sibolga atas kepedulian pada korban dampak bom ikan.4.mendesak kepolian, TNI AL, KPLP mencegah dan menindak penggunaan bahan peledak, 5.meminta poin 4 untuk tidak tebang pilih terutama terhadap pengusaha kapal dibalik penggunaan bahan peledak, 6.meminta pemerintah dan penegak hukum menutup gudang beringin dan mencabut ijin usahanya.
Herman soni, saat menerima pernyataan sikap tersebut menyampaikan bahwa semua harapan dan pernyataan sikap tersebut akan ditampung dan disampaikan kepada pimpinan.
"Nantinya akan dibuat RDP dalam menindak lanjuti semua harapan bapak ibu," jelas soni.(SON)